Panduan Rating

Jadi sebenarnya panduan rating versi saya itu gimana sih?



Sebenarnya sih sederhana aja. Saya menggunakan sistem rating angka, kayak Roger Ebert yang pakai rating bintang (halah). Hanya saja, kalau situs Roger Ebert pakai bintang 0 sampai 4, saya pakai angka 1 sampai 5. Nggak tega ngasih angka 0, karena saya orangnya lembut hati (apa sih). Ingat ya, karena saya bukan kritikus profesional, maka semua ini bisa jadi subjektif bagi saya dan Anda.

Panduannya?

Kalau saya sih begini:

Rating 5: Dari segala segi, film ini keren banget. Akting, skenario, cara penceritaan, editing, sinematografi, semua cemerlang. Film yang tidak terlupakan yang membuat saya selalu ingin nonton lagi dan lagi. Nonton film ini berasa makan nasi Padang dengan lauk kesukaan sampai kenyang, terus dibayarin lagi. Puas!

Rating 4: Film yang hebat dan susah dilupakan. Akting, skenario, cara penceritaan, editing, sinematografi, semua bagus. Mungkin belum sampai di titik menyentuh aspek emosional tertinggi saya, tetapi berkesan.

Rating 3: Film yang bagus dan menarik perhatian, dan terkadang ingin saya tonton lagi. Tetapi, film ini bakal lebih bagus lagi kalau kekurangan-kekurangan kecil yang ada ditingkatkan.

Rating 2: Sebenarnya memiliki potensi untuk menjadi film yang lumayan, dan ada beberapa bagian yang bisa dipuji, tetapi sayang potensi yang ada tidak dimanfaatkan dengan baik. 

Rating 1: Are you kidding me?

Yah, kurang lebih begitu.